Fallahu asma ghaayatii
Allah tujuan tertinggiku
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Assalaamu'alaykum everyone.. Nah kali ini ayye akan sedikit bercerita tentaang takdir. Allah selalu menyelamatkan kita dari situasi yang tidak tepat. Selalu, dan selalu. Satu kata untuk-Nya. Syukron. Syukron ya Rabb. Terkadang kita belum bisa membaca apa mau Allah terhadap kita. Tapi kalo kita selalu ikutin maunya Allah, insyaAllah kita akan aman dan akan senantiasa nyaman hehe 😃
Ya Allah cantik bangeet 😁
Sedikit bercerita, delapan bulan yang lalu, tepatnya bulan Pebruari 2018, saya menjalani ta'aruf dengan seorang pria dari Palu. Sekilas CV itu sangaaaaat cocok dengan saya. Saya begitu yakin bahwa dia adalah pangeran berkuda putih yang Allah takdirkan untuk saya hehe (hahaha alay memang, but it's me wkwk 😂) yakin, begitu yakin! Mulai dari luar sampai dalam.. Nobody else except him! Sampai suatu ketikaa, ia menginginkan syarat bercadar. Ya..! Bercadar! Saya konsul pada babe dan enyak kala itu. Mereka setengah setuju.
Mereka berpikir anaknya akan dibawa ke Palu, dapat orang Sulawesi yang katanya keras (tapi ga semua kok nyaaak 😂), belum lagi kalo mau nengok anaknya mesti naik pesawat, mabok udara, dan lain lain 😂..
Sampai suatu ketika, saya mencoba menghubunginya kembali untuk mengiyakan syarat bercadar itu pada Juni 2018. Walau orang tua setengah hati (ini ni power of R.E.S.T.U), saya tetap maju dan Qadarullah, dia akan menjalani proses pernikahan pada 24 Juni 2018 di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Lebur? Ga tau deh hehe
Tak berselang lama, ada berita heboh tentang Palu. Ya, September 2018 kemarin, Tsunami menyerang Palu. Saya sempat mendapat info tentang Likuifaksi di Palu. Apakah itu Likuifaksi? Likuifaksi adalah berubahnya tanah seperti cair, sehingga menenggelamkan benda-benda yang ada di atasnya. Ancaman yang sulit diatasi istilahnya. Astaghfirullah ya Allah.. maafkan aku Allaahkuuu 😢😢
Jawaban itu baru ada sekarang. Sekarang kita fokus saja kepada hisab. Buat buku catatan amal kita bertinta emas. Jangan buat masalah dengan siapapun. Jika ujian terasa berat ingat Allah aja. Jika terbesit keinginan berbuat dosa, segera alihkan dengan yang lain. Contohnyaaaa seperti eeeemmm dengerin pengajiaaan, olahragaa, loncat-loncat, lari-lari, basket, makaan, atau nuliis kaya gini niiih. Tapi tulis yang baik-baik aja ya gaeeeess 😂😂
Allah telah berulang kali menyelamatkan aku. Ya, berulang kali, sampai aku sendiri susah menghitungnya.. Allahku, sungguh aku sulit berkata-kata menerka segala rencana-Mu. Sekalipun aku sudaah sangaaat sangaaaat yakiiiin dengan itu. Alhamdulillah ala kulli haaliin, wa fii kulli haaliin wa ni'mah..
Fallahu asma ghaayati
So, Don't be afraid 🌷🍁
Ilalliqo'
Salam manis dariku
Devi 😊

Tidak ada komentar:
Posting Komentar