Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Pria
Mushola (Primus) hatinya tertaut pada mushola untuk mengerjakan ibadah termasuk
sholat. Sholat yang akan membedakan keimanan seseorang.Jika ia belum
melaksanakan sholat maka hatinya akan gelisah, resah, merasa memiliki hutang. Namun
jika tidak beriman, maka ia tidak akan resah, “emang gua pikirin”. Sholat merupakan ibadah yang pertama dinilai di
hari kiamat. Jika sholat yang kita laksanakan benar, maka keseluruhan ibadah
akan benar, begitupula sebaliknya. Sholat adalah hal pokok dibandingkan
lainnya. Namun mari kita lihat dimasyarakat kita, ternyata masih banyak yang
enggan mengerjakan sholat. Mereka yang tidak melaksanakan sholat, berarti belum
merasakan nikmatnya sholat.Jika hati telah
terpaut pada mushola, menyatu dengan hatinya, maka lahir batin, dunia dan akhirat
ia selalu yakin Allah selalu melihatnya. Jika kita mengetahui nikmat sholat,
maka kita tidak akan melalaikan sholat pernah.
Namun
jika kita menengok orang yang tidak beriman, tidak pernah berdzikir, hatinya tidak
akan tenang. Dia akan selalu sibuk, memikirkan jabatan, harus ini dan itu,
akhirnya membuat ia melalaikan sholat. Ketika berbelanja di mall, pasar, sampai
tidak sholat. Ada yang tidak sibuk, namun ia hanya berdiam saja, tidak
mengerjakan sholat. Ia hanya menonton tv, ghibah, sehingga ia tidak merasakan
kegunaan sholat. Inna sholati wa nusuki
wa mahyaaya wa mamaati lillaahi robbi ‘aalamiin.
Ada
juga yang berargumen sholat habisin waktu. Pria mushola, hatinya terpaut
dimasjid. Kalo anda ortu maka maukah anda pny menantu seperti itu? Pasti iya,
Primus-primus yang sholeh, semoga kita semua mendapatkan. Jika kita memilihkan
jodoh yang baik maka keuarga akan sakinah mawadah warahmah, sebagai mertua juga
akan kecipratan berkah.
Sesi pertanyaan :
Tips agar mendapatkan
primus primus telah ada pada Hadist Rasulullah:
Rasul menyatakan
nikahilah olehmu orang yang kamu sukai karena kecantikannya, kekayaannya,
keturunannya, dan agamanya. Ambillah yang paling baik agamanya. Agama (ilmu
agama) saja tidak cukup, namun juga harus diiringi dengan pengamalan agama yang
baik. Banyak yang pintar, namun pengamalan agamanya kurang baik. Jadi harus
sinkron.
Opini di masyarakat
masih salah kalau ibu tiri banyak yang jahat. Namun senyatanya ibu kandung
banyak juga yang jahat. Ibu tiri ada yang baik juga.
Ada orang pendiam, ada
yang bawel, ada langsung judge. Ketemu suami pendiam, puyeng. Cerewet puyeng. Ada yang pengen romantic
tapi semua cewek diromantisin.
Berarti kita kurang bersyukur dengan nikmat Allah.
Jika kita mendidik dari
kecil bagaikan mengukir di atas batu. Jika sudah dewasa bagaikan mengukir di
atas air, akan mudah hilang. Didiklah anak-anak dengan ilmu agama sedari ia
kecil.
Sebelum menikah ada
yang PDKT ke mushola, setelah menikah
tidak pernah ke mushola lagi. Sebeum
nikah lihatlah bibit, bebet, dan bobot. Ketika akan bertemu si doi, mana baju yang paling cantik,
ngomong juga diatur gimana manisnya ya. Maka carilah orang ketiga, sahabatnya,
keluarganya, kawan dekat. Menyesal setelah menikah, itu salah kita.
Kalau kita ingin
mengetahui tabiat seseorang, minimal tiga hari kita tinggal bersama di
rumahnya, atau sembilan hari sembilan malam ketika umroh. Yang ini maunya
nyuruh, mengeluh, pantang menyerah, berani, dll. Jangankan sembilan hari, tiga
hari saja sudah kelihatan.
Tidak sholat tapi
akhlaknya baik. Sholat merupakan hal pertama yang akan dihisap. Apabila
sholatnya baik, akan baik pula amalnya, begitupula sebaliknya.
Selesai menikah, suami
akan membacakan taklik talak yang menyatakan kalau suami tidak memberikan
nafkah selama tiga bulan, menyakiti, KDRT maka akan jatuh talak, istri tidak
ridho maka bisa mengajukan gugatan cerai dengan membawa dua saksi yang baligh
dan berakal.
Itu merupakan syarat
istri gugat cerai. Namun belum dinyatakan cerai selama pengadilan belum
mengetok palu.
Annisa 35 : Kalau ada
pertiakan, datangkanlah wakil untuk mengislahkan keduanya. Dikumpulkan, kalau keduanya
niat berdamai, maka Allah akan memberi hidayah.
Mamah Aa’ Beraksi
21102015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar