Sabtu, 24 Oktober 2015

Bersama Hingga Maut Menjemput

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

       Apakah maksud dari bersama hingga maut menjemput? Maksud dari pernyataan itu adalah kesetian terus menerus sampai meninggal dunia. Ada cerita tentang sepasang suami istri, memiliki anak, mereka senantiasa berdoa dengan ikhlas agar Allah mengabadikan cinta mereka sampai meninggal dunia. Suatu hari mereka pergi ke luar kota, namun naas terjadilah kecelakaan dan keduanya meninggal dunia.
          Jika kita berdoa berhati-hatilah. Berdoalah yang baik walau kepada orang yang tidak kita sukai. Jibril berkata bahwa doa yg pertama dikabul adalah untuk orang yang berdoa.
Banyak rayuan gombal, misalnya demi cinta semua hidup dan matiku hanya untukmu. Bukan seperti itu yang kita maksud. Yang akan dikabulkan adalah doa. Ada seorang sahabat nabi yaitu Abu Dzar Al-Ghifari tinggal di padang pasir dengan istrinya. Pendek cerita Abu Dzar dan istrinya berdoa baik dan buruk yang menimpa keduanya, “tetap satukan kami ya Allah”. Suatu hari Abu Dzar sakit sehingga terlihat sudah hampir meninggal dunia. Lalu istri Abu Dar menangis. Abu Dzar bertanya kepada istrinya mengapa  ia menangis? Bukankah semua akan mati. Istri Abu Dzar mengatakan “Wahai suamiku kita tidak punya kain kafan, akan minta siapa kita nanti? Abu Dzar teringat nasihat Rasul jika  diantara kalian semua nanti meninggal di padang pasir, jangan kawatir, semua kaum mukmin akan meninggal. Ketika itu Abduah bin Mas’ud lewat di padang pasir bersama rombongannya ketika Abu Dzar meninggal. Kesetiaan jika diniatkan karena Allah, In Syaa Allah akan dikabul oleh Allah, yang penting saling mendoakan.

Sesi Pertanyaan :

Ketika pasangan kita sakaratul maut, yakinlah semua akan meninggal dunia. Mati tidak bisa dimajukan atau dimundurkan. Talqinkan di telinga dua syahadat, jikalau nafas masih panjang. Kalau pendek ucapkanlah lafadz Allah, Allah, Allah. Sakaratul maut ibarat mendaki gunung, panas, penuh onak dan duri, maka iblis akan datang dari kaki. Iblis membawa air, dan ia akan memberikan air tersebut jika ia mengingkari Allah Tuhannya, jika Muhammad itu seorang pendusta, Islam bukan agamamu. Rejeki sudah habis basahin bibirnya ketika sakaratul maut, karena ketika sakaratul maut tidak bisa menelan.

QS.Yunus 49 menyatakan “Katakanlah (Muhammad) “Aku tidak kuasa menolak mudharat maupun mendatangkan manfaat kepada diriku, kecuali apa yang Allah kehendaki.” Bagi setiap umat memiliki ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun.”

Jika suami dan istri ingin bertemu di akhirat harus sama-sama sholeh-sholehah.

Kiat sakaratul maut yaitu dari awal kerjakan sholat, puasa, zakat, haji umrah, beramal shalih, berkata yang baik seperti Alhamdulillah, Astaghfirullah, Subhanallah, semua perlu latihan.

Kewajiban suami kepada istrinya adalah memberikan makanan sebagaimana suami makan, memberikan pakaian sebagaimana suami berpakaian,  tidak boleh memukul, memanggil dengan panggilan yang buruk. Sedangkan kewajiban istri kepada suaminya adalah tidak boleh meninggalkan tempat tidur, menyembunyikan apa-apa yang ada di badannya, taat sepanjang tidak melanggar perintah agama, memohon ijin ketika hendak keluar rumah. Seandainya makhluk boleh sujud kepada makhluk, maka aku perintahkan istri untuk bersujud kepada suaminya. Namun hal itu dilarang, sehingga aku wajibkan istri untuk menghormati suaminya, jika suami itu sangat sayang, dan baik amalnya.

Tujuan pernikahan untuk ketenangan, kalau memiliki suami yang suka KDRT, menikah lagi, lebih baik kita mundur. Kita perempuan memiliki hak gugat, bawa saksi 2 saksi yang baligh dan berakal.

Jika suami suka bersumpah. Sumpah orang yang tidak benar tidak terkabul.

Ketika ditinggal meninggal tiba-tiba yakin semua akan mati. Hadapi dengan iman seperti tertuang dalam QS.At Tagabun:11 : “Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah; niscaya Allah akan member petunjuk kepada hatinya. Dan allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”



Mamah dan Aa’ 25102015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar