Jumat, 14 Desember 2018

Promise

.
.
Bismillaahirrahmaanirrahiim..

🐣🐣🐣

Assalaamu'alaikum


Berjanjilah kau akan menangkan ini, ada opportunity cost yang mesti  dibayar.
Jika telah memutuskan tidak menjadi seorang karyawan, maka sukseslah dibidang bisnis. Ini adalah hidup, yang berarti pilihan. Maka menangkanlah pilihanmu, dari sekian banyak pengorbananmu. Hasil tak akan mengkhianati usaha..

🐤🐤🐤


.
...

Risiko memang terjal, tapi mengasyikan..
Mengambil risiko dikala muda, memang berat..
Tapi mengambil risiko dikala tua akan jauh lebih berat. Jika muda, kau akan memiliki kesempatan belajar, mencoba, memperbaiki, dan meningkatkan lebih besar. Namun, jika risiko diambil dikala tua, akan cenderung lebih berat karena lebih menginginkan keamanan finansial.
.
.
.
Ingatlah, Risiko yang berat berbanding lurus dengan hasil yang maksimal, jika dibarengi dengan pengetahuan
.
.
Aku meminjam sebuah kata penggugah semangat by ES (jazakallah khair)
🍁🍁

..Ide bisnis itu anugerah
Termasuk jenis rizki yang tidak Allah berikan kepada semua orang..
Tapi insyaAllah masih bisa "diminta"
.
.
.
.
Konsekuensi memang pahit.. lengkap dengan risiko yang rasanya nano-nano..
Jika telah memutuskan suatu pilihan.. total-lah!
Jika kau sudah kalah disuatu zona, menangkanlah di zona lainnya. Itu kaidahnya.


.
.


Day 8 
Ini adalah sebuah ilmu sosial lengkap dengan segala macamnya. Personality, humanity, knowledge, macro-microeconomics, analysis, negotiation, complexity, discipline, target, accountability, but the most important is independencity
.
.
Target jangka panjang ditentukan dari target jangka pendek hariannya. Sebuah visi harus ada misinya.

.
.
.
Belajarlah dari siapapun..

Aku belajar dari dua orang lelaki + 1 orang coach yaitu omku sendiri. Bukannya tak mau bekerja kantoran dulunya. Ia juga seorang lulusan ekonomi sama sepertiku. Ia memutuskan berdagang, sama seperti embahku. Ia minta sebuah kios yang letaknya strategis.. pikirannya tokcer, lengkap dengan segala analisis ekonomi yang pas terkait makro.mikro ekonomi yang dulu pernah kupelajari dibangku kuliah.

Ayahku takut dengan pilihanku. Orangtua mana yang ga galau lihaat anaknya berbeda dari anak biasanya. Aku selalu bilang, jangan malu karena aku tidak ingin bekerja kantoran, maklum saja mereka telah susah payah menyekolahkanku sampai tamat bangku kuliah. Mereka pasti ingin anaknya kerja ditempat yang nyaman, ber AC, gaji bulanan, dan masa depan yang cerah dengan segudang fasilitas penunjangnya. Aku dikejar target hidupku sendiri. Pusing? Jujur iya hahaha.. Tapi pilihanku ini akan menjadi konsekuensi terhebat dalam hidupku dan aku harus bertanggung jawab dengan segala risikonya. Sukses adalah jawabannya. 

Kantoran memang enak tak kupungkiri. Siapa juga yang ga pingin dapet gaji bulanan yang bisa dikata cukup untuk traktir es di warung sebelah sama temen-temen wkwk 

Kalo kerja dikantoran selesai job desk ya udah, sedangkan pikiran kita sampai kemana-mana.. mau diluapin kemana coba?

Jadi wirausaha ya enaknya jadi mengasah kreativitas, gimana caranya biar tetep survive ini usaha.. jangan dikira ini gaa membutuhkan makan ya.. justru pikiran yang berat jauh lebih cepet laper en bikin badan susah gemuk (kalo gue tipenya ini wkwk).. 

Inti dari segala kemajuan bisnis adalah lobby dan negosiasi. Aku sempet ternganga karena si om selalu melempar senyuman n sapa kepada siapapun. Padahal kalo dirumah cool bingit.. Bener deh.. aku coba mengeluarkan jurus senyum, lalu orang-orang langsung mampir n beli. Basa-basi positif juga sangat penting untuk menggali informasi ekonomi. Contoh tersirat modelnya. Dan dia selalu meminta kontak telepon orang-orang yang dia anggap bisa jadi supplier, setelah percakapan santai itu..

Temen-temenku sekarang ibu-ibu, budhe-budhe, om om, bapak-bapak, dari tukang becak, kuli, pengepul, petani, tukang parkir, penjual nasi, pengamen, sampai barongsai juga ada.. sungguh terbanting 180 derajat.. 

Aku telah bertekad memilih ini. Aku harus berusaha untuk membuat ini menjadi gemilang. Gagal bukan berarti untuk selamanya kan? Alternatif selalu membukakan jalan keluar.. tapi perlu diingat, setiap hal akan memiliki kendala, tugas kita adalah belajar.

Aku mengamati beberapa kali proses negosasi yang ringan dan bisa goal. Mengalah untuk menang disini maksudnya, kita gapapa dapet untung kecil, asal kuantitas pembelian banyak. 

Kerjasama antara sesama pedagang disini juga harus diterapkan. Ibaratnya simbiosis mutualisme kalo di IPA.. kamu jual diaku produk A, aku jual dikamu produk B.. win win solution kan? Ini cara memaksimalkan keuntungan..

Barang-barang komplementer juga harus diterapkan.. 

Supply barang jangan sampai terdesak. Kita harus memiliki cadangan untuk penjualan dihari selanjutnya..

Laporan perhari juga harus diterapkan akuntansinya. Ketauan kan kalo ada fraud/kecurangan.. 

Pancing pelanggan juga ada rahasianya broo.. salah satunya dengan memberikan harga murah selama beberapa bulan..

Prinsip yang harus dipegang untuk raih kesuksesan adalah jaga kejujuran, tidak mengecewakan kepercayaan, kemauan belajar, meminta tolong, ucapkan maaf, dan terima kasih..

Wawancara pelanggan juga penting untuk memetakan distribusi barang. 

Tak kalah menaariknya adalah seni kepribadian. Bahasa tubuh juga mempengaruhi. 

Barang risiko restant harus diupayakan target habis pada hari itu juga, sehingga barang yang kita sediakan selalu baru setiap harinya..

Pecah semua di produk komplementer. Usahakan kita menyediakan, karena tabiat konsumen itu menghafal..

Dan kau tahu, ini semua adalah pengalaman langsung yang kudapatkan dari rahasia dagang Utsman ibn Affan.. kaidahnya adalah yang pertama terjun ke bisnisnya sendiri, kedua adalah mengembangkan (keuntungan tidak dimanfaatkan semua, melainkan ditambahan untuk modal selanjutnya sehingga lebih besar usahanya), ketiga adalah tidak meremehkan keuntungan, keempat adalah tidak membeli barang lama, dan kelima adalah memecah modal menjadi beberapa bagian..

Suatu saat aku akan berterima kasih kepada orang-orang ini. Jazakumullah khair.. Allah sebaik-baik pembalas kalian..

Step 1 : Customer kepincut

Step 2 : Mulai tanyak

Step 3 : lobby n nego

Step 4 : Mas Dwi si primadona nego pasar

Pecah barang komplementer

Tetangga kami

Yu Tripah yang mulai lelah

Btw aku bobotnya sekarang 43 kilo. Kita liat 5 tahun lagi.. semoga Allah masi kasi umur.. aamiin

Tongkongran geboy n yu Tripah yang lucuu

Alat penting cek duit

Nego terus kang

Timbangan duduk fenomenal n harus ada

Mereka ini juga sangat membantu 

The last my babe and my coach 😲

I will keep my dreams..



Someday, I will say thank you all..
Please remember my promise, InsyaAllah















Tidak ada komentar:

Posting Komentar